Blogs

June 12, 2026

PT Binco Perkuat Kerja Sama dengan Pakistan Melalui IP-PTA, Jadi Alternatif Strategis Pasokan Cocopeat Blocks Selain India dan Sri Lanka

Sukoharjo, Indonesia — PT Binco Ran Indofarm (Binco) memperluas jaringan perdagangan internasionalnya dengan menjalin kerja sama bisnis bersama mitra dari Pakistan melalui skema perdagangan Indonesia–Pakistan Preferential Trade Agreement (IP-PTA). Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemasok utama cocopeat blocks bagi pasar Pakistan sekaligus menghadirkan alternatif yang kompetitif dibandingkan pemasok tradisional dari India dan Sri Lanka. IP-PTA merupakan perjanjian perdagangan preferensial antara Indonesia dan Pakistan yang mulai berlaku sejak 2013. Perjanjian ini memberikan berbagai kemudahan perdagangan, termasuk akses pasar yang lebih luas dan tarif preferensial untuk sejumlah komoditas yang diperdagangkan kedua negara. Sejak implementasinya, nilai perdagangan bilateral Indonesia dan Pakistan terus menunjukkan tren positif dan menjadi fondasi penting bagi penguatan hubungan dagang kedua negara. Direktur PT Binco Ran Indofarm menyampaikan bahwa meningkatnya permintaan media tanam ramah lingkungan di Pakistan membuka peluang besar bagi produk berbasis kelapa asal Indonesia, khususnya cocopeat blocks. Produk tersebut banyak digunakan untuk sektor hortikultura, greenhouse, nursery, hingga pertanian modern yang membutuhkan media tanam dengan daya serap air tinggi dan kualitas yang konsisten."Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan bahwa buyer di Pakistan memiliki akses terhadap cocopeat blocks berkualitas tinggi yang diproduksi langsung di Indonesia. Selain kualitas yang terjaga, kami juga menawarkan kapasitas produksi yang stabil serta dukungan logistik ekspor yang semakin efisien," ujar perwakilan PT Binco.Indonesia dinilai memiliki sejumlah keunggulan dibanding negara pemasok lainnya. Ketersediaan bahan baku kelapa yang melimpah, kapasitas produksi yang terus berkembang, serta dukungan perjanjian perdagangan melalui IP-PTA menjadikan Indonesia sebagai sumber pasokan yang kompetitif dan berkelanjutan bagi pasar Pakistan. Kerja sama ini juga sejalan dengan upaya kedua negara untuk memperluas cakupan perdagangan yang selama ini telah berjalan melalui IP-PTA. Pemerintah Indonesia dan Pakistan bahkan terus mendorong peningkatan hubungan dagang menuju kerja sama ekonomi yang lebih luas di masa mendatang. Dengan terjalinnya kemitraan tersebut, PT Binco optimistis dapat meningkatkan volume ekspor cocopeat blocks ke Pakistan dalam beberapa tahun ke depan sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemain utama dalam industri produk turunan kelapa di pasar internasional. 

May 28, 2026

Eksportir Cocopeat Besar Indonesia, PT BINCO, Kembali Kirim Cocopeat Block ke China

SUKOHARJO — Industri ekspor cocopeat Indonesia kembali menunjukkan pertumbuhan positif di pasar internasional. PT BINCO disebut terus memperkuat aktivitas eksportir cocopeat dengan pengiriman cocopeat block ke pasar China yang dinilai memiliki permintaan tinggi terhadap media tanam ramah lingkungan.Di tengah meningkatnya kebutuhan sektor hortikultura dan pertanian modern di Asia, produk cocopeat block asal Indonesia mulai menjadi salah satu komoditas ekspor yang diperhitungkan. Cocopeat sendiri merupakan hasil olahan sabut kelapa yang banyak digunakan sebagai media tanam, greenhouse, hidroponik, hingga kebutuhan perkebunan modern.Sebagai eksportir cocopeat, PT BINCO memanfaatkan melimpahnya bahan baku kelapa di Indonesia untuk menghasilkan cocopeat block berkualitas ekspor. Produk cocopeat block tersebut diproses melalui tahapan pengeringan, screening, compression, hingga packing sebelum dikirim menggunakan kontainer menuju pelabuhan di China seperti Qingdao dan Guangzhou.Permintaan cocopeat block dari China disebut terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Tren ini sejalan dengan pertumbuhan industri pertanian modern dan urban farming di negara tersebut. Selain itu, banyak importir China mulai mencari eksportir cocopeat Indonesia karena kualitas serat kelapa dan cocopeat Indonesia dianggap lebih stabil untuk kebutuhan tanaman hortikultura.PT BINCO menilai peluang ekspor cocopeat masih sangat besar. Sebagai eksportir cocopeat, perusahaan fokus menjaga kualitas moisture, EC level, serta kebersihan produk cocopeat block agar memenuhi standar pasar internasional. Penguatan kualitas menjadi penting karena pasar ekspor China memiliki persyaratan ketat terkait media tanam impor.Aktivitas ekspor produk turunan kelapa Indonesia juga menunjukkan tren positif secara nasional. Beberapa daerah di Indonesia sebelumnya telah melakukan ekspor cocopeat, coco fiber, hingga peat block ke China sebagai bagian dari penguatan hilirisasi komoditas kelapa. Pengamat perdagangan internasional menilai pertumbuhan eksportir cocopeat Indonesia dapat menjadi peluang besar bagi peningkatan devisa negara. Selain memiliki bahan baku melimpah, Indonesia juga dinilai unggul dalam produksi cocopeat block dan produk turunan kelapa lainnya.Dengan meningkatnya permintaan global terhadap produk ramah lingkungan, eksportir cocopeat Indonesia diprediksi akan semakin berkembang dalam beberapa tahun ke depan. PT BINCO optimistis ekspor cocopeat block ke China dapat terus meningkat seiring bertambahnya kebutuhan media tanam organik di pasar internasional. 

May 06, 2026

Solusi Ramah Lingkungan di Tengah Isu Global: Cocopot Jadi Alternatif Pengganti Pot Plastik

Solusi Ramah Lingkungan di Tengah Isu Global: Cocopot Jadi Alternatif Pengganti Pot PlastikDi tengah meningkatnya kekhawatiran global terhadap krisis lingkungan, mulai dari penumpukan sampah hingga perubahan iklim, penggunaan pot bunga plastik menjadi salah satu isu yang kini banyak disorot. Kebutuhan akan pot bunga, pot tanaman, hingga berbagai jenis seperti pot plastik besar dan pot panjang plastik terus meningkat, terutama di sektor pertanian, perkebunan, dan hobi berkebun. Di sisi lain, penggunaan plastik dalam jangka panjang justru menimbulkan permasalahan serius karena sulit terurai dan berkontribusi terhadap pencemaran lingkungan.Selama ini, sebagian masyarakat mencoba mengurangi limbah dengan membuat pot dari botol plastik atau pot bunga dari botol plastik sebagai solusi daur ulang sederhana. Meskipun langkah ini cukup membantu dalam mengurangi sampah rumah tangga, penggunaan bahan dasar plastik tetap menjadi kendala utama karena tidak sepenuhnya ramah lingkungan. Selain itu, permintaan pasar terhadap produk seperti pot besar plastik, pot plastik besar, dan pot plastik panjang masih tinggi karena faktor kepraktisan dan pertimbangan harga pot plastik yang relatif lebih murah dibandingkan alternatif lainnya.Namun, tren global kini mulai bergeser ke arah penggunaan material yang lebih berkelanjutan. Banyak negara dan pelaku industri mulai mengurangi ketergantungan terhadap plastik dan beralih ke bahan alami yang dapat terurai. Dalam konteks ini, cocopot hadir sebagai solusi inovatif yang menjawab kebutuhan tersebut. Cocopot merupakan pot tanaman yang terbuat dari serat sabut kelapa atau coconut coir, yang memiliki sifat biodegradable dan dapat langsung ditanam ke dalam tanah tanpa perlu memindahkan tanaman.PT Binco Ran Indofarm sebagai salah satu produsen coconut coir di Indonesia turut mengambil peran penting dalam menghadirkan solusi ini melalui produksi cocopot berkualitas untuk pasar domestik maupun ekspor. Dengan memanfaatkan sumber daya alam yang melimpah di Indonesia, perusahaan ini mampu menyediakan alternatif yang tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga memberikan manfaat lebih bagi pertumbuhan tanaman, seperti menjaga kelembapan tanah, meningkatkan aerasi, serta mendukung perkembangan akar secara optimal.Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat dan pelaku industri terhadap pentingnya keberlanjutan, penggunaan cocopot diprediksi akan terus meningkat dan perlahan menggantikan dominasi pot bunga plastik serta berbagai jenis pot tanaman berbahan plastik lainnya. Pergeseran ini tidak hanya menjadi tren, tetapi juga merupakan langkah nyata dalam mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Dalam jangka panjang, inovasi seperti cocopot diharapkan dapat menjadi standar baru dalam industri pertanian modern yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

May 06, 2026

PT Binco Indofarm Perkuat Posisi sebagai Produsen Coconut Coir di Indonesia, Ekspor Bristle ke China Capai 7 Ton per Hari

Sukoharjo, Jawa Tengah — Pada 23 April 2026, PT Binco Ran Indofarm kembali mencatatkan pencapaian penting sebagai salah satu produsen coconut coir di Indonesia dengan melakukan ekspor produk bristle (serat sabut kelapa) ke China dengan volume mencapai 7 ton per hari.Sebagai produsen coconut coir di Indonesia, PT Binco Ran Indofarm terus menunjukkan konsistensinya dalam memenuhi permintaan global terhadap produk berbahan dasar serat alami. Produk bristle yang dikirim merupakan salah satu turunan coconut coir dengan kualitas tinggi yang banyak digunakan untuk industri sikat, sapu, hingga kebutuhan manufaktur lainnya.Indonesia sendiri dikenal sebagai salah satu negara penghasil kelapa terbesar di dunia, sehingga banyak produsen coconut coir di Indonesia yang berkembang pesat dengan memanfaatkan potensi limbah sabut kelapa menjadi produk bernilai ekspor. Produk coconut coir seperti cocofiber, cocopeat, dan cocobristle memiliki permintaan tinggi karena sifatnya yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Dalam hal ini, PT Binco Ran Indofarm menjadi salah satu produsen coconut coir di Indonesia yang mampu bersaing di pasar internasional dengan menjaga kualitas, kapasitas produksi, serta kontinuitas pengiriman. Dengan kapasitas ekspor mencapai 7 ton per hari, perusahaan ini memperkuat perannya sebagai supplier terpercaya untuk pasar China.Produk coconut coir, khususnya bristle, dikenal sebagai serat terpanjang dan terkuat dari sabut kelapa yang diproses melalui metode defibering dan pengeringan untuk menghasilkan kualitas terbaik. Serat ini banyak digunakan untuk kebutuhan industri karena daya tahan, fleksibilitas, dan kekuatan alaminya. Keberhasilan ekspor ini juga menunjukkan bahwa produsen coconut coir di Indonesia tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan domestik, tetapi juga menjadi pemain penting dalam rantai pasok global. Banyak perusahaan di Indonesia kini berfokus pada pengembangan produk turunan coconut coir sebagai solusi eco-friendly pengganti bahan sintetis.Selain bristle, PT Binco Ran Indofarm juga mengembangkan berbagai produk lain seperti cocopeat, cocofiber, dan produk eco-friendly seperti cocopot. Hal ini semakin memperkuat posisi perusahaan sebagai produsen coconut coir di Indonesia yang memiliki diversifikasi produk dan kapasitas produksi yang kompetitif.Dengan meningkatnya kesadaran dunia terhadap produk ramah lingkungan, peluang bagi produsen coconut coir di Indonesia diprediksi akan terus meningkat. PT Binco Ran Indofarm optimis dapat terus memperluas pasar ekspor dan meningkatkan volume pengiriman di masa mendatang.Ekspor yang dilakukan pada 23 April 2026 ini menjadi bukti nyata bahwa produsen coconut coir di Indonesia mampu bersaing secara global dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional melalui pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan

April 24, 2026

Binco Cocopots, From Jawa Tengah, Indonesia 🇮🇩 to Ireland 🇮🇪 and the European Union

Jawa Tengah, Indonesia — Industri produk turunan kelapa Indonesia kembali menunjukkan potensinya di pasar global. PT Binco Ran Indofarm (Binco) sukses memperluas jangkauan ekspornya melalui produk unggulan ramah lingkungan, Cocopots, yang kini menembus pasar Irlandia dan Uni Eropa.Cocopots merupakan pot tanaman biodegradable yang terbuat dari serabut kelapa alami (coco fiber). Produk ini dirancang sebagai solusi berkelanjutan untuk kebutuhan hortikultura modern, menggantikan pot plastik konvensional yang sulit terurai. Dengan meningkatnya kesadaran global terhadap isu lingkungan, permintaan produk eco-friendly seperti Cocopots terus mengalami pertumbuhan signifikan, khususnya di kawasan Eropa.Direktur Binco menyampaikan bahwa keberhasilan ekspor ini merupakan hasil dari komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas produk sekaligus memenuhi standar internasional. “Kami memastikan setiap Cocopot diproduksi dari bahan baku pilihan, melalui proses yang terkontrol, sehingga mampu memenuhi spesifikasi pasar Eropa yang ketat,” ujarnya.Selain faktor kualitas, keunggulan Cocopots juga terletak pada fungsionalitasnya. Produk ini mampu menjaga kelembaban tanah, mendukung pertumbuhan akar tanaman, serta dapat langsung ditanam ke dalam tanah tanpa perlu dipindahkan, sehingga mengurangi risiko stres pada tanaman.Ekspansi ke Irlandia menjadi langkah strategis bagi Binco dalam memperkuat posisinya sebagai salah satu eksportir produk olahan serabut kelapa dari Indonesia. Negara tersebut dikenal memiliki pasar hortikultura yang berkembang pesat dan sangat terbuka terhadap produk-produk berkelanjutan.Keberhasilan ini juga membuka peluang lebih luas untuk penetrasi ke negara-negara lain di Uni Eropa. Dengan jaringan distribusi yang terus berkembang, Binco optimis dapat meningkatkan volume ekspor dalam waktu dekat.Tidak hanya berdampak pada pertumbuhan perusahaan, aktivitas ekspor ini juga memberikan kontribusi positif bagi perekonomian lokal di Jawa Tengah. Mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga peningkatan nilai tambah komoditas kelapa, seluruh rantai produksi mendapatkan manfaat langsung.Ke depan, Binco berencana untuk terus berinovasi dengan menghadirkan berbagai varian produk berbasis serabut kelapa yang lebih beragam dan bernilai tinggi. Langkah ini sejalan dengan visi perusahaan untuk menjadi pemain utama dalam industri produk kelapa berkelanjutan di pasar global.Dengan semangat “From Indonesia to the World”, Binco membuktikan bahwa produk lokal mampu bersaing di pasar internasional sekaligus membawa misi keberlanjutan bagi lingkungan. 

April 21, 2026

Kedutaan Irlandia Kunjungi PT Binco , Perkuat Posisi sebagai Supplier Produk Olahan Serabut Kelapa Terbesar

Jawa Tengah — PT Binco  kembali mencatatkan langkah strategis dalam memperkuat posisinya di pasar internasional. Perusahaan yang dikenal sebagai salah satu supplier produk olahan serabut kelapa terbesar di Indonesia ini menerima kunjungan resmi dari perwakilan Kedutaan Irlandia dalam rangka penjajakan kerja sama dan peninjauan langsung fasilitas produksi.Kunjungan tersebut menjadi sinyal kuat meningkatnya perhatian pasar Eropa terhadap produk turunan kelapa asal Indonesia, khususnya cocopeat, cocochip, dan cocofiber yang semakin dibutuhkan dalam sektor pertanian modern dan hortikultura berkelanjutan.Dalam agenda kunjungan, delegasi Kedutaan Irlandia melakukan peninjauan menyeluruh terhadap proses produksi di fasilitas PT Binco. Mulai dari pengolahan bahan baku serabut kelapa hingga tahap akhir produk siap ekspor, seluruh proses dinilai telah memenuhi standar kualitas internasional.Perwakilan Kedutaan Irlandia menyampaikan apresiasi terhadap sistem produksi yang diterapkan PT Binco, terutama dalam menjaga konsistensi kualitas dan komitmen terhadap prinsip ramah lingkungan. Produk seperti cocopeat low EC dengan tingkat salinitas rendah dan daya serap tinggi dinilai sangat relevan untuk mendukung kebutuhan pertanian di Irlandia dan kawasan Eropa.Sebagai negara yang активно mengembangkan pertanian berbasis teknologi seperti greenhouse dan urban farming, Irlandia membutuhkan media tanam alternatif yang efisien dan berkelanjutan. Produk olahan serabut kelapa dari Indonesia, khususnya dari PT Binco, dinilai mampu menjawab kebutuhan tersebut.Direksi PT Binco menyambut baik kunjungan ini sebagai peluang untuk memperluas jaringan ekspor, khususnya ke pasar Eropa. Dengan kapasitas produksi yang besar dan pengalaman dalam memenuhi permintaan global, perusahaan optimistis dapat menjadi mitra strategis dalam rantai pasok internasional.Selain itu, PT Binco juga menegaskan komitmennya dalam menghadirkan produk berkualitas tinggi yang mendukung pertanian berkelanjutan. Seluruh produk diolah dari bahan baku alami dan dirancang sebagai solusi pengganti media tanam konvensional yang lebih ramah lingkungan.Kunjungan Kedutaan Irlandia ini tidak hanya menjadi bentuk pengakuan terhadap kualitas produk PT Binco, tetapi juga membuka peluang kerja sama jangka panjang antara Indonesia dan Irlandia dalam sektor agribisnis berbasis kelapa.Dengan meningkatnya permintaan global terhadap produk seperti cocopeat Indonesia, cocochip block, dan coco fiber, PT Binco semakin memperkuat perannya sebagai eksportir cocopeat terpercaya. Langkah ini sekaligus mempertegas posisi Indonesia sebagai salah satu pemain utama dalam industri produk olahan serabut kelapa dunia.